Bersama Sahabat2ku Tercinta..

Bersama Sahabat2ku Tercinta..
AquhNdha, Ejja, Vita, Cindy, Nyot, en Anne

Pengikut

Entri Populer

Minggu, 13 Maret 2011

DEFINISI MANAJEMEN MUTU

1. Manajemen Mutu merupakan sebuah filsafat dan budaya organisasi yang menekankan kepada upaya menciptakan mutu yang konstan melalui setiap aspek dalam kegiatan organisasi. Manajemen mutu membutuhkan pemahaman mengenai sifat mutu dan sifat sistem mutu serta komitmen manajemen untuk bekerja dalm berbagai cara. Manajemen mutu sangat memerlukan figure pemimpin yang mampu memotivasi agar seluruh anggota dalam organisai dapat memberikan konstribusi semaksimal mungkin kepada organisasi. Hal tersebut dapat dibangkitkan melalui pemahaman dan penjiwaan secara sadar bahwa mutu suatu produk atau jasa tidak hanya menjadi tanggung jawab pimpinan, tetapi menjadi tanggung jawab seluruh anggota dalam organisasi.

Sumber : http://sekolah.8k.com/blank.html

2. Pengertian Manajemen Mutu menurut konsep ISO 9001:2000 adalah “sistem manajemen untuk mengarahkan dan mengendalikan organisasi dalam hal mutu”.

Sistem Manajemen Mutu juga berarti:

ü Suatu tatanan yang menjamin tercapainya tujuan dan sasaran-sasaran mutu yang direncanakan.

ü Sistem manajemen mutu, tatanan yang menjamin kualitas output dan proses pelayanan/produksi.

Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2000 “Persyaratan standar yang digunakan untuk mengakses kemampuan organisasi dalam memenuhi persyaratan pelanggan dan peraturan yang sesuai”

Fokus ada pada proses, bukan produk

Berdasar pola Plan-Do-Check-Action (PDCA)

  • Pendekatan PROSES
  • Fokus pada PELANGGAN
  • Peningkatan BERKESINAMBUNGAN

Sumber : http://skripsi-tesis.com

3. Manajemen mutu dapat dianggap memiliki tiga komponen utama: pengendalian mutu, jaminan mutu dan perbaikan mutu. Manajemen mutu berfokue tidak hanya pada mutu produk, namun juga cara untuk mencapainya. Manajemen mutu menggunakan jaminan mutu dan pengendalian terhadap proses dan produk untuk mencapai mutu secara lebih konsisten.

Evolusi manajemen mutu

Manajemen mutu adalah fenomena mutakhir. Kebudayaan maju yang mendukung seni dan kerajinan membolehkan pembeli memilih barang dengan standar mutu yang lebih tinggi dibandingkan dengan barang normal. Dalam masyarakat dimana seni dan kerajinan dihargai, salah satu tugas dari sang empu adalah mengepalai bengkel, serta melatih dan mengawasi pegawai dan pemagang. Sang empu menetapkan standar, menilai pekerjaan pegawai dan memerintahkan pengerjaan ulang ataupun perbaaikan yang diperlukan. Pekerjaan secara kerajinan memiliki keterbatasan yaitu hanya mampu menghasilkan sedikit produk, namun dipihak lain memiliki keunggulan yaitu setiap produk dapat dibuat secara berbeda sesuai dengan keinginan pemesan. Pendekatan pekerjaan kerajinan terhadap mutu merupakan masukan utama saat pembentukan awal manajemen mutu sebagai bagian dari ilmu manajemen.

Revolusi industri mengganti pendekatan pekerjaan kerajinan dengan produksi masal dan pekerjaan berulang yang bertujuan untuk menghasilkan barang yang sama dalam jumlah yang besar. Penggagas awal di Amerika Serikat terhadap pendekatan ini adalah Eli Whitney, saat dia menganjurkan pembuatan komponen senapan, yang memiliki sifat mampu-tukar, sehingga dapat membentuk lini perakitan senapan. Penggagas selanjutnya adalah Frederick Winslow Taylor, seorang insinyur mekanik yang mengupayakan perbaikan efisiensi industrial. Dia sering disebut sebagai "bapak manajemen ilmiah," Dia merintis gagasan Pergerakan Efisiensi (Efficiency Movement) yang kemudian menjadi bagian dari dasar-dasar manajemen mutu, termasuk aspek standardisasi dan praktik perbaikan. Henry Ford juga merupakan tokoh penting yang menerapkan praktik manajemen mutu dalam lini perakitan mobil Ford. Di Jerman, Karl Friedrich Benz, yang sering disebut sebagai penemu kendaraan bermotor, mencoba praktik produksi secara perakitan, walaupun produksi masal sepenuhnya baru dilaksanakan oleh Volkswagen setelah perang dunia kedua. Sejak periode ini, maka selanjutnya perusahaan di Eropa dan Amerika Serikat berfokus kepada produksi dengan biaya yang lebih rendah dan efisiensi yang lebih tinggi.

Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Manajemen_mutu

DEFINISI SERVQUAL

1. SERVQUAL adalah suatu kuesioner yang digunakan untuk mengukur kualitas jasa. Cara ini mulai dikembangkan pada tahun 1980-an oleh Zeithaml, Parasuraman & Berry, dan telah digunakan dalam mengukur berbagai kualitas jasa. Dengan kuesioner ini, kita bisa mengetahui seberapa besar celah (gap) yang ada di antara persepsi pelanggan dan ekspektasi pelanggan terhadap suatu perusahaan jasa. Kuesioner SERVQUAL dapat diubah-ubah (disesuaikan) agar cocok dengan industri jasa yang berbeda-beda pula (misalnya bank, restoran, atau perusahaan telekomunikasi).

Skala SERVQUAL meliputi lima dimensi kualitas jasa yaitu:

1. Tangibles

2. Reliability

3. Responsiveness

4. Assurance

5. Empathy

Setiap dimensi memiliki beberapa pertanyaan dan dijawab dalam rentang nilai 1 sampai 7, di mana angka 1 mewakili perasaan sangat tidak setuju (strongly disagree) dan angka 7 mewakili perasaan sangat setuju (strongly agree), dengan total pertanyaan sebanyak 22.

Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Servqual

2. Service quality dapat didefinisikan sebagai seberapa jauh perbedaan antara kenyataan dan harapan pelanggan atas pelayanan yang mereka terima/peroleh. Harapan para pelanggan pada dasarnya sama dengan layanan seperti apakah seharusnya diberikan oleh perusahaan kepada pelanggan. Harapan para pelanggan ini didasarkan pada informasi dari mulut ke mulut, kebutuhan pribadi, pengalaman di masa lampau, dan komunikasi eksternal (iklan dan berbagai bentuk promosi perusahaan lainnya).

Sumber : http://mujigunarto.wordpress.com/2009/01/02/pengertian-servqual-by-muji-gunarto/

3. SERVQUAL atau service quality merupakan alat untuk mengukur kualitas layanan yang diberikan suatu perusahaan. Dimana keunggulan dari metode ini ialah :

1. Instrumen SERVQUAL telah berkembang menjadi semacam standar untuk penilaian atas berbagai dimensi kualitas layanan

2. Berbagai riset telah menunjukkan bahwa instrumen SERVQUAL valid untuk berbagai konteks layanan

3. Riset juga mengindikasikan bahwa kuesiner SERVQUAL adalah reliable. Artinya, pertanyaan - pertanyaan dipersepsikan sama oleh responden yang berbeda

4. Instrumen SERVQUAL memenuhi kriteria parsimoni (hemat), karena hanya terdiri dari 22 item sehingga bisa diisi dengan cepat oleh responden

5. Instrumen SERVQUAL memiliki prosedur analisis baku yang memudahkan dalam menganalisis hasil

Sumber : http://www.scribd.com

DEFINISI ISO 9001

1. ISO 9001 : 2008 ( SISTEM MANAJEMEN MUTU )

ISO 9001:2008 adalah suatu standar internasional untuk sistem manajemen Mutu / kualitas. ISO 9001:2008 menetapkan persyaratan - persyaratan dan rekomendasi untuk desain dan penilaian dari suatu sistem manajemen mutu. ISO 9001:2008 bukan merupakan standar produk, karena tidak menyatakan persyaratan - persyaratan yang harus dipenuhi oleh sebuah produk (barang atau jasa). ISO 9001:2008 hanya merupakan standar sistem manajemen kualitas. Namun, bagaimanapun juga diharapkan bahwa produk yang dihasilkan dari suatu sistem manajemen kualitas internasional, akan berkualitas baik (standar).

Sehingga dapat disimpulkan bahwa Quality Management Systems (ISO 9001:2008) adalah Merupakan prosedur terdokumentasi dan praktek - praktek standar untuk manajemen sistem, yang bertujuan menjamin kesesuaian dari suatu proses dan produk (barang atau jasa) terhadap kebutuhan atau persyaratan tertentu, dimana kebutuhan atau persyaratan tertentu tersebut ditentukan atau dispesifikasikan oleh pelanggan dan organisasi.

Manfaat Penerapan ISO 9001:2008 adalah :

ü Meningkatkan Kepercayaan Pelanggan

ü Jaminan Kualitas Produk dan Proses

ü Meningkatkan Produktivitas perusahaan & “market gain”

ü Meningkatkan motivasi, moral & kinerja karyawan

ü Sebagai alat analisa kompetitor perusahaan

ü Meningkatkan hubungan saling menguntungkan dengan pemasok

ü Meningkatkan cost efficiency & keamanan produk

ü Meningkatkan komunikasi internal

ü Meningkatkan image positif perusahaan

ü Sistem terdokumentasi

ü Media untuk Pelatihan dan Pendidikan

Sumber : http://forum.detik.com/arti-manfaat-iso9001-system-manajemen-mutut72507.html?p=5437213

2. ISO 9001 merupakan standar internasional di bidang sistem manajemen mutu. Suatu lembaga / organisasi yang telah mendapatkan akreditasi (pengakuan dari pihak lain yang independen) ISO, dapat dikatakan telah memenuhi persyaratan internasional dalam hal manajemen penjaminan mutu produk / jasa yang dihasilkannya.

Sumber : http://id.wikipedia.org

3. ISO 9001:2000 menetapkan persyaratan untuk sistem manajemen mutu di mana organisasi

  1. perlu untuk mendemonstrasikan kemampuannya untuk secara konsisten menyediakan produk yang memenuhi persyaratan pelanggan dan peraturan yang berlaku, dan
  2. bertujuan untuk meningkatkan kepuasan pelanggan melalui penerapan sistem yang efektif, termasuk proses perbaikan berkesinambungan dari sistem dan jaminan kesesuaian dengan persyaratan pelanggan dan peraturan yang berlaku.

Semua persyaratan Standar ini generik dan dimaksudkan untuk dapat diterapkan pada semua organisasi, terlepas dari jenis, ukuran dan produk yang disediakan.

Apabila terdapat persyaratan (s) dari standar ini tidak dapat diterapkan karena sifat organisasi dan produknya, ini dapat dipertimbangkan untuk pengecualian.

Apabila ada pengecualian, klaim kesesuaian Standar ini tidak dapat diterima kecuali ini pengecualian terbatas pada persyaratan dalam pasal 7, dan pengecualian tersebut tidak mempengaruhi kemampuan organisasi, atau tanggung jawab, untuk menyediakan produk yang memenuhi persyaratan pelanggan dan berlaku peraturan.

Sumber : http://www.iso.org/iso/catalogue_detail?csnumber=21823

4. Menurut Pendapat saya ISO 9001 adalah Standard yang digunakan untuk Sistem Manajemen Mutu dalam sebuah organisasi dan produknya.

Senin, 13 Desember 2010

LEAD TIME

DEFINISI LEAD TIME
Lead time adalah jangka waktu antara pesanan pelanggan dan pengiriman produk akhir. Perintah kecil dari item yang sudah ada sebelumnya mungkin hanya memiliki beberapa jam lead time, tetapi perintah yang lebih besar dari bagian-bagian custom-made mungkin memiliki lead time minggu, bulan atau bahkan lebih lama. Itu semua tergantung pada sejumlah faktor, dari waktu yang dibutuhkan untuk menciptakan mesin dengan kecepatan sistem pengiriman. Lead time dapat berubah menurut musim atau hari libur atau permintaan keseluruhan untuk produk.
MANUFAKTUR
Manufaktur lead time adalah jumlah waktu antara penempatan pesanan dan penerimaan pesanan oleh pelanggan. Ini mencakup sejumlah komponen yang berbeda dari proses manufaktur dan dapat diprediksi oleh produsen dengan sistem yang didirikan di tempat untuk menangani pesanan. Ketika pelanggan panggilan produsen untuk melakukan pemesanan, produsen harus menyediakan sebuah kutipan lead time sehingga pelanggan tahu kapan untuk mengharapkan produk kutipan tersebut juga mungkin tercantum dalam katalog untuk menyediakan pelanggan dengan perkiraan berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk menerima barang yang mereka pesanan.

Langkah pertama dalam pembuatan lead time adalah penempatan pesanan, diikuti oleh pengolahan pesanan. Hal ini dapat merupakan penundaan yang cukup besar jika perusahaan memiliki banyak perintah untuk memproses atau terbatas personil untuk memasukkan dan penjadwalan pesanan. Setelah tercatat di sistem, urutan bergerak ke waktu persiapan, dengan personel penjadwalan proses sebenarnya pembuatan item.
Produk yang akan diproduksi ditempatkan dalam antrian, di mana mereka dapat menunggu untuk memvariasikan jumlah waktu tergantung pada ketersediaan peralatan, kompleksitas perintah, dan ukuran pesanan. Generik perintah cenderung bergerak lebih cepat daripada produk yang dibuat-to-order disesuaikan karena tidak ada penyesuaian khusus yang diperlukan untuk peralatan. Ketika pesanan datang untuk manufaktur, bergerak urutan ke waktu setup, dimana peralatan yang disiapkan untuk produksi, dan kemudian ke run time, yang merupakan waktu yang sebenarnya menghabiskan pada garis manufaktur yang dibuat.
Setelah diproduksi, item masih perlu diperiksa untuk kendali mutu sebelum dikemas. Produk dikemas siap dikapalkan ke konsumen akhir atau ke gudang di mana saham disimpan Pengiriman dapat mengambil hari atau minggu, tergantung pada lokasi pabrik dan pelanggan, dan jenis metode pengiriman yang dipilih. Manufaktur estimasi lead time dapat terhambat oleh produk menghabiskan waktu tunggu untuk pengiriman, serta penundaan lainnya yang dihasilkan dari bawah perintah kepegawaian atau kelebihan yang menyebabkan backup pada berbagai tahap dalam proses.
ORDER SUBMISSION
Dalam proses Submission Order, dealer masukkan perintah dan Original Equipment Manufacturer (OEM) menerima dan menegaskan mereka perintah, menyusul penentuan apakah konfigurasi kendaraan dipesan build-mampu, dan review, jika ada, aturan alokasi untuk menentukan apakah dealer memang diijinkan untuk memesan produk yang mereka inginkan. Lead-waktu dalam segmen ini biasanya merupakan produk dari:
• Frekuensi dengan yang disampaikan pesanan agen
• Waktu relatif entry dealer pesanan dan kegiatan review OEM order
• Jeda waktu antara order entry / penerimaan dan produksi
• Konfirmasi keterlambatan karena keterbatasan yang ditimbulkan oleh kendala pasokan, dan telah memperoleh alokasi dealer apakah kendala tersebut
Dalam banyak kasus, pesanan hanya ditempatkan sekali dalam seminggu atau sebulan sekali, baik karena persyaratan OEM, atau karena dealer bisnis praktek sendiri. Selain itu, OEM's pengolahan perintah ini mungkin disusun untuk mulai baik setelah masuk dealer mereka.
Relatif hasil yang signifikan dalam proses tersebut dapat dilakukan dengan hanya mengizinkan pedagang untuk memasukkan pesanan setiap hari. Tentu saja, OEM juga harus menyesuaikan proses internal mereka untuk memungkinkan pengolahan harian dan penerimaan dari mereka perintah, dalam konser dengan penyerahan sehari-hari.
Untuk OEM banyak, ada juga gap yang signifikan antara saat pesanan dikirimkan dan dikonfirmasi dan waktu mereka akhirnya diproduksi. Celah ini, yang dapat diukur dalam minggu atau bahkan bulan merupakan penyangga mencapai jauh di depan proses produksi, produk dari sebuah pusat bisnis model-manufaktur ditujukan untuk mendukung pengembangan yang lebih baik jadwal produksi dioptimalkan dan urutan. OEM Beberapa dibuat kemajuan berarti dalam mengurangi lead-time hanya dengan menantang dan mengurangi ukuran buffer ini order, didukung oleh perubahan dalam waktu relatif pengajuan, ketertiban dan penjadwalan proses produksi.
Tambahan penundaan dalam proses pengiriman pesanan dapat hasil dari kendala di sisi penawaran dari sistem produksi. kendala tersebut mendorong alokasi kapasitas produksi langka atau opsi tertentu atau fitur yang terbatas. Alokasi ini dapat mengakibatkan keterlambatan dalam setiap dealer yang diberikan yang dapat memesan produk yang mereka inginkan. Sebuah langkah penting dalam mengelola proses ini adalah membangun hubungan kuat dengan proses pengiriman pesanan, sehingga masalah alokasi dapat segera diidentifikasi dan dampaknya terhadap lead-waktu diidentifikasi ketika pesanan dikonfirmasi. OEM juga dapat menyerang masalah ini dengan mengidentifikasi kendala-kendala yang mempunyai dampak yang paling signifikan pada proses pemesanan, dan mengembangkan rencana untuk mengurangi atau menghilangkan mereka baik melalui perbaikan proses internal atau dengan bekerja sama dengan pemasok utama mereka.
Penjadwalan dan sequencing adalah proses dua tahap melalui mana OEM menentukan di mana dan kapan setiap kendaraan memerintahkan akan dirakit. Penjadwalan melibatkan menempatkan order untuk suatu tanaman yang dapat menghasilkan kendaraan dan untuk jangka waktu, biasanya seminggu, di mana akan diproduksi. Dalam sequencing, khusus produksi optimasi-aturan tanaman kemudian menentukan urutan tertentu bahwa kendaraan akan bisa dibangun dalam jangka waktu tertentu. Dalam segmen ini perintah untuk proses pengiriman, lead-time didorong oleh faktor-faktor berikut:
 Frekuensi proses ini dieksekusi
 Penjadwalan dan urutan horizon waktu atau "masa beku" dengan kata lain, seberapa jauh di muka produksi, jadwal dan urutan beku untuk bagian tujuan perencanaan.
 Manufaktur dan pasokan kendala keterbatasan tempat pada jadwal produksi dan urutan, dibahas dalam bagian Manufaktur di bawah ini
Langkah pertama dalam mengurangi penjadwalan dan sequencing terkait lead-time adalah meningkatkan frekuensi proses ini dieksekusi. Dengan mengubah dari mingguan untuk pengolahan harian, OEM dapat mencukur beberapa hari off timbal-waktu rata-rata. Jika pindah ke pengolahan sehari-hari tidak dapat dilakukan segera, penelaahan atas waktu proses-proses sekuensial masih dapat mengungkapkan peluang.
Seorang pengemudi utama timbal-waktu di segmen ini, dan perintah untuk siklus pengiriman total, adalah jumlah minggu terjadwal dan sequencing perintah tegas di depan majelis tanaman.Bagi banyak produsen, periode ini jadwal beku secara historis beberapa minggu, minimal pada premis bahwa ini menciptakan dan efisien manufaktur lingkungan yang stabil kebanyakan untuk OEM dan pemasok. Banyak produsen, bagaimanapun, telah mulai untuk menantang asumsi-asumsi, mengurangi cakrawala pesanan di depan produksi. Ini memerlukan penelaahan terhadap potensi pasokan implikasi jaringan, dan pengembangan rencana darurat untuk mengatur mereka, serta bekerja cukup dengan masyarakat manufaktur tentang pentingnya pengurangan waktu memimpin.. Beberapa OEM telah membuat penurunan yang signifikan di daerah ini tanpa mengganggu produksi.

TUJUAN ANALISIS LEAD TIME
• Untuk mendokumentasikan semua langkah dalam proses.
• Untuk menghitung waktu dan jarak setiap langkah dalam proses.
• Untuk mengidentifikasi dimana nilai yang ditambahkan ke proses dalam suatu proses.
• Untuk mempelajari bahwa mengurangi Sisa Timbal memberikan kontribusi langsung untuk meningkatkan Q, S, T, P dan Kepuasan Pelanggan.

Kamis, 09 Desember 2010

PASAR MODAL

Pasar Modal :
 tempat bertemunya penjual dan pembeli utk melakaukan transaksi dlm rangka memperoleh modal.
 penjual dlm pasar modal adalah perusahaan (jual saham), jika perusahaan membutuhkan modal caranya kpd pemegang saham (pemilik yg punya dana) atau dgn cara dtg ke bank utk meminjam.
 pembeli dlm pasar modal adalah investor (yg membeli saham/obligasi krn memiliki kelebihan dana). resiko investasi yaitu pembeli tdk akan mendapat apapun. (simpan di bank, beli tanah dan rumah, beli saham/obligasi).

Sejarah Pasar Modal :
1. didirikan pemerintah belanda tahun 1912 di Batavia.
2. kemudian berdiri di semarang dan Surabaya.
3. perkembangannya tdk begitu pesat, karena UU yg kaku.
4. sampai tahun 1987 hanya 23 perusahaan yang masuk PM.
5. desember 1988 pemerintah mengeluarkan peraturan utk mengembangkan PM.
6. perkembangan PM ±600 perusahaan.

Modal yg diperdagangkan (diterbitkan)
1. Modal yg bersifat kepemilikan (diterbitkan) berupa Saham :
• modal yg bersifat kepemilikan artinya pemilik saham merupakan pemilik perusahaan.
• semakin banyak saham yg dimiliki akan semakin besar kekuasaan terhadap saham.
• 3 lot = 1500 lembar, kecil sekali akibatnya tdk ada kepemilikan saham.
• jangka waktu kepemilikan tdk terbatas sepanjang perusahaan tsbt masih beroperasi.

2. Modal yg bersifat hutang berupa Obligasi :
• pemilik obligasi tdk punya kekuasaan thdp perusahaan.
• jangka waktu kepemilikan adalah jangka pendek.
• keuntungan adalah bunga (compound)
• org mau membeli obligasi karena mengacu pd bunga deposito, lebih tinggi bunga obligasi 2% dr bunga deposito.

Instrument pasar modal
1. Saham , jenis2nya :
a. common stock = saham biasa
b. preferref stock = saham istimewa
2. obligasi , jenis2nya :
a. obligasi bunga tetap (fixed rate bond)
b. obligasi bunga mengambang (floating rate bond)
c. obligasi tanpa bunga (zero coupon bond)
d. obligasi tanpa jangka waktu (perpectual Bond)
e. obligasi konversi (convertible bond)

Pelaku Pasar modal
1. Emiten : pihak yg melakukan penjualan efek, tujuannya utk perluasan usaha, memperbaiki struktur pasar modal dan mengadakan pengalihan pemegang saham.
2. investor : pihak yg punya modal, tujuannya utk memperoleh keuntungan, utk memiliki perusahaan dan berdagang.
3. lembaga penunjang :
a. Underwriter = penjamin emisi
b. braker/pialang = perusahaan perantara pedagang efek.
c. dealer = pedagang efek.
d. guarantor = penanggung, lembaga penengah antara investor dgn emiten.
e. trustae = wali amanat, pihak yg mewakili investor dlm emisi obligasi.
f. securities company = perusahaan efek.
BEI/Indonesia stock exchange
• penjual = pihak yg butuh dana = emiten; jual : saham dan obligasi.
• pembeli = pihak yg punya kelebihan dana = investor; beli : saham dan obligasi.
Proses penawaran umum (Go Public) : proses emisi, kegiatan yg dilakukan oleh emiten utk mendapatkan dana dlm jumlah besa berdasarkan tata cara yg di atur UU.
Keuntungan GP :
1. dapat memperoleh dana yg relative besar dan diterima sekaligus tanpa melalui termin/tahapan.
2. proses GP relative murah sehingga tdk diperlukan biaya yg besar utk GP ini.
3. perusahaan dituntut utk lebih terbuka kpd masyarakat, sehingga memacu perusahaan utk dikelola secara benar.
4. memberikan kesempatan kpd masyarakat utk turut serta memiliki saham perusahaan.
5. emiten akan lebih dikenal masyarakat.

Prosedur emisi/proses penawaran umum/Go Public/initial Public Offering (IPO).
1. Tahap persiapan :
• RUPS
• Kerjasama dgn lembaga penunjang.
2. menyampaikan letter of intent (LUI) ke bapepam.
3. bapepam mengevaluasi, OK (kinerja perusahaan, rencana perusahaan, dll)
4. masuk ke pasar perdana (primary market), yaitu pasar dimana terjadi penawaran dan penjualan efek utk pertama kali pada saat penerbitan efek oleh suatu perusahaan yg Go Public. Pasar Perdana : emiten dengan investor.
5. masuk ke pasar sekunder (secondary market) yaitu merupakan tempat bagi investor utk membeli/menjual kembali efek yg dimilikinya disebut juga listing di bursa efek. Pasar Sekunder : Investor dgn investor.

syarat utk listing :
• IHSG
• LQ 45
• BI 45

IHSG (Index Harga Saham Gabungan) : angka yg menunjukan nilai saham secara keseluruhan di bursa efek.




Strategi Investasi di Pasar Modal :
1. mengumpulkan beberapa jenis saham dalam satu portofolio.
2. beli dipasar perdana dan jual di pasar sekunder.
3. beli dan simpan.
4. beli saham tidur (saham yg tdk aktif diperdagangkan)
5. strategi berpindah dr saham yg satu ke saham lainnya.
6. konsentrasi pd industry tertentu.
7. investasi melalui reksadana/mutual fund.
Reksadana : Perusahaan yg kegiatannya mengelola dana dr investor yg pd umunya diinvestasikan dlm bentuk instrument pasar modal dan pasar uang oleh manajer investasi.
Manfaat bagi pemodal :
1. Pemodal dpt melakukan diversifikasi investasi dlm efek sehingga dapat mengurangi resiko.
2. mempermudah pemodal memilih efek dlm investasi di pasar modal.
Beberapa Jenis Reksadana:
1. Reksadana Pasar Uang
• investasi semuanya dipasar uang.
• jangka waktu adalah jangka pendek < 1 tahun.
• resiko paling kecil.
2. reksadan saham
• investasi terbesar berbentuk saham (80%)
• resiko besar
3. reksadana pendapatan tetap
• investasi terbsar dlm bentuk obligasi (80%)
• resikonya kecil.
4. reksadana campuran (obligasi dan saham)

Bank dan Lembaga Keuangan

JENIS” LK SELAIN BANK :
1. Pegadaian.
2. Koperasi simpan pinjam.
3. Leasing.
4. Asuransi.
5. Pasar modal.
6. Perusahaan modal ventura.
7. Multifinance.
8. Pasar uang.
9. Perusahaan Dana pensiun.

LEMBAGA KEUANGAN :
1. Setiap perusahaan yg bergerak dibidang keuangan, menghimpun dana (asuransi), menyalurkan dana (pegadaian) dan atau keduanya.
2. Perusahaan yg kekayaannya terutama dlm bentuk finansial. (co : uang cash, surat saham, tabungan, deposito). Yg memiliki asset finansial : pegadaian, asuransi, bank.

KLASIFIKASI LK :
1. LK depositori : LK yg dpt menghimpun dana secara langsung dr masyrakat dlm bentuk simpanan dr unit surplus. Unit surplus dpt berupa perusahaan, pemerintah, dan rumah tangga yg memiliki kelebihan pendapatan setelah dikurangi kebutuhan konsumsi.
Co : Bank Umum dan Bank BPR, Bank Sentral.
2. LK non depositor : LK yg tdk dpt secara langsung menghimpun dana dr masyarakat dalam bentuk simpanan tetapi dlm bentuk lainnya.
Co : LK investasi (pasar modal dan pasar uang.
LK kontraktor (asuransi dan dana pensiun).
LK lain (pegadaian, leasing, factoring, perusahaan modal ventura).

PERANAN LK :
Sbg lembaga intermediasi keuangan yaitu kegiatan pengalihan dana (transfer dana) dr penabung/dr unit surplus kpd peminjam/ kpd unit usaha kredit.
1. Pengalihan asset (asset transmutation)
2. utk memnuhi kepentingan berjaga” (likuiditas).
3. utk alokasi pendapatan (income allocation)
4. utk transaksi.
Arus dana melalui sistem keuangan :
1. Unit Surplus.
2. Pasar keuangan/ LK
3. unit defisit.

METODE TRANSFER DANA DR UNIT SURPLUS KE UNIT DEFISIT DILAKUKAN DG CARA :
1. Metode pembiayaan langsung : transfer dana dr unit surplus ke defisit secara langsung tanpa jasa LK.
2. Metode pembiayaan semi langsung : transfer dana tergantung interferensi pihak ke tiga.
3. Metode pembiayaan tdk langsung : Proses transfer dana melalui LK.

FAKTOR YG MENYEBABKAN MENINGKATNYA PERAN LK :
1. Meningkatnya pendapatan masyarakat.
2. Perkembangan industry dan teknologi.
3. Dominasi instrument keuangan.
4. Skala ekonomi produk dan jasa.
5. Jasa” likuiditas.
6. Keunggulan jangka panjang.
7. Resiko lebih kecil.

LEMBAGA KEUANGAN BANK :
1. Bank Umum.
2. Bank Perkreditan Rakyat(BPR).
3. Bank Sentral.
Ketiganya Lembaga Intermediasi (penghubung antara unit surplus dgn unit defisit.
3 JENIS TABUNGAN DI BANK :
1. Tabungan.
2. Deposito.
3. Giro.


BANK UMUM, pengertiannya :
1. Menurut UU perbankan thn 1999, Bank adlh Badan Usaha yg menghimpun dana dr masyarakat dlm bentuk simpanan dan menyalurkan kpd masyrakat dlm bentuk kredit dan bentuk lainnya.
2. Menurut Sinkey, Bank adlh Departement store of finance yg menyediakan bermacam” jasa keuangan.
3. Bank yg melaksanakan kegiatan usaha secara konvenional dan/ berdasarkan prinsip syariah yg dlm kegiatannya dpt memberikan jasa dlm lalu lintas pembayaran

FUNGSI BANK :
1. Agent of trust : berdasarkan agen kepercayaan.
2. Agent of development : agen pembangunan. Co : memberikan kredit.
3. Agent of service : melalui jasa yg dikeliarkan oleh bank tsbt. Co : transfer, pembayaran, L/C, Bank Garansi, dan Safe deposite box.
LEMBAGA INTERMEDIASI

cat : Unit surplus (memiliki kelebihan dana) sdgkan unit defisit (membutuhkan dana).
2 KEGIATAN UTAMA BANK.
1. Funding : kegiatan penghimpun dana.
a. Merupakan biaya bagi bank.
b. Pemberian bunga simpanan.
c. Hadiah” souvenir.
d. Palayanan yg bagus.
2. Lending : kegiatana penyaluran dana.
a. Merupakan pendapatan bagi bank.
b. Tingkat bunga lending > tingkat bunga funding.

JENIS BANK UMUM :
1. dr segi kepemilikan : Bank milik pemerintah, Bank Swasta, dan Bank asing.
2. dr segi status : Bank devisa (Bank yg dpt melakukan transaksi dgn menggunakan mata uang asing/transaksi ke LN. dan Bank Non devisa.

SYARAT BANK DEVISA :
1. Sehat menurut penilaian bank Indonesia (tdk ada kredit macet, resiko modal terpenuhi).
2. Mempunyai bank korespondensi diluar negeri.
3. Dr segi operasional
a. Bank konvensional : bank yg melaksanakan prinsip syariah (mau untung besar/kecil harus bayar bunga).
b. Bank syariah : bank yg melaksanakan system bagi hasil.

BANK PERKREDITAN RAKYAT (BPR) : bank yg menerima simpanan hanya dlm bentuk deposito dan tabungan tdk dlm bentuk giro.

PERBEDAAN BANK UMUM dan BPR :
1. BPR tdk menerima simpanan dlm bentuk giro.
2. BPR tdk ikut dlm lalu lintas pembayaran.
3. Dr segi modal, modal bank umum lebih besar.
4. Aset bank umum lebih besar drpd BPR.
5. Produk/jasa yg dikeluarkan bank umu lebih lengkap.
6. Daerah operasional BPR dibatasi di lokasi tertentu.

TUJUAN BANK INDONESIA menurut UU RI No.23/1999 Bab 3 pasal 7 : menerima dan memlihara kestabilan rupiah. (thdp harga (tercermin dr tingkat inflasi) dan nilai tukar (kurs)).
TUGAS BANK INDONESIA:
1. Menetapkan dan Melaksanakan Kebijakan Moneter :
a. menetapkan sasaran” moneter dg memperhatikan sasaran laju inflasi yg ditetapkan.
b. melakukan pengendalian moneter dgn menggunakan cara” yg termasuk, tetapi tdk terbatas pd :
• operasi pasar terbuka di pasar uang, baik RP maupun valas.
• penetapan tingkat discounto.
• penetapan cadangan wajib minimum.
• pengaturan kredit” atau pembiayaan.

open market policy (operasi pasar terbuka) :
• SBI (sertifikat Bank Indonesia)
• SBPU (Surat Berharga Pasar Uang).

kondisi perekonomian memenas, ciri”:
• jumlah uang yg beredar naik, M turun
• inflasi naik.
• menjual SBI.
kondisi perekonomian lesu, ciri” :
• jumlah uang yg beredar turun, M naik.
• inflasi turun.
• membeli SBPU yg diterbitkan oleh bank.
c. memberikan kredit/pembiayaan berdasarkan prinsip syariah.
d. melaksanakan kebijakan nilai tukar berdasarkan sistem nilai tukar yg telah ditetapkan.
e. mengelola cadangan devisa.
2. mengatur dan menjaga kelancaran system pembayaran
a. melaksanakan dan memberikan persetujuan dan izin atas penyelenggaraan jasa sistem pembayaran.
b. mewajibkan penyelenggaraan jasa sistem pembayaran utk menyampaikan laporan kegiatannya.
c. menetapkan penggunaan alat pembayaran.
d. mengatur sistem kliring antar bank baik dlm mata uang Rp maupun mata uang asing.
e. menyelenggarakan penyelesaian akhir transaksi pembayaran antara bank.
f. menetapkan macam, harga, cirri uang yg akan dikeluarkan,bahan yg digunakan dan tanggal mulai berlakunya sbg alat pembayaran yg sah.
g. mengeluarkan dan mengedarkan uang rupiah serta mencabut, menarik dan memusnahkan uang dr peredaran, termasuk memberikan pergantian dgn nilai yg sama.
3. mengatur dan mengawasi bank :
a. persetujuan atas kepemilikan dan kepengurusan bank.
b. memeberikan izin kpd bank utk menjalankan kegiatan usaha tertentu.
c. mewajibkan bank menetepakan ketentuan” perbankan yg memuat prinsip kehati-hatian.
d. memberikan dan mencabut izin usaha bank.
e. memebrikan izin pembukaan, penututpan dan pemindahan kantor bank.
f. memberikan utk menyampaikan laporan, keterangan dan penjelasan sesuai dg tata cara yg ditetapkan Bank Indonesia.
g. melakukan pemeriksaan thdp bank baik secara berkala maupun setiap waktu apabila diperlukan.
h. memerintahkan utk menghentikan sementara sebagian/seluruh kegiatan transaksi tertentu apabila menurut penilaian BI thdp suatu transaksi patut di duga merupakan tindakan pidana di bidang perbankan.
i. mengatur dan mengembangkan informasi antar bank.


PERSUMBER DANA BANK :
1. Dana yg berasal dr bank itu sendiri.
• berasal dr pemegang saham.
• berasal dr cadangan bank.
• berasal dr keuntungan yg belum dibagi.
2. Dana yg berasal dr masyarakat luas :
• simpanana giro
• simpanan deposito
• simpanan tabungan
• setoran jaminan.
• setoran transfer yg belum diambi.
3. dana yg berasal dr Lembaga lainnya
• pinjaman dr bank sentral.
• pinjaman antar bank.
• pinjaman dr lembaga lain.
• pinjaman dr luar negeri.

SIMPANAN GIRO : simpanan yg penarikannya dpt dilakukan dilakukan setiap saat dgn menggunakan cek, bliyet giro, sarana perintah pembayaran, lainnya/dg cara pemindah bukuan.

Kegiatan Funding (penghimpun dana) :
Sumber dana baik yg berasal dr masyarakat
1. Simpana Giro = Demand deposit = checking account =rekening Koran = current account = rekenig giro = simpanan yg penarikannya dpt dilakukan setiap saat dgn menggunakan cek atau bilyet giro (BG).

KARAKTERISTIK REKENING GIRO :
1. umumnya digunakan utk usaha.
2. dpt tarik tunai atau kliring.
3. tingkat bunga paling rendah.
4. syarat pembukaan disertai NPWP, SIUP, TDP, dll.
5. ada giro rupiah dan ada giro valas.

CEK : surat perintah terhadap syarat dr nasabah kpd bank yg memelihara rekening giro tsbt utk membayar sejumlah uang kpd pihak yg disebutkan did lm nya/ kpd pemegang cek tsbt.
Cek : u/ penarikan tunai.

SYARAT SAH CEK :
1. tertera kata cek
2. tertera nama bank.
3. tertera tanggal dan tempat cek dikeluarkan.
4. tertera tanda tangan si penarik.
5. tdk boleh ada lipatan.
6. tdk boleh ada coretan.
JENIS” CEK :
1. Cek mundur : tanggal efektif yg tertera pd cek tsbt bukan tanggal ketika diserahkan.
2. cek atas nama : cek yg tertera nama atas cek tsbt.
3. cek atas unjuk : cek yg tdk tertera nama atas cek tsbt.
4. cek silang : cek yg tdk bias diuangkan secara tunai.
5. cek kosong : cek yg saldonya tdk mencukupi.

BILYET GIRO : Surat perintah dr nasabah kpd bank yg memelihara rekening giro nasabah tsbt utk memindah buku kan sejumlah uang dr rekening ybs, kpd pihak penerima yg disebutkan namanya pd bank yg sama/bank lain.

SIMPANAN TABUNGAN : simpanan yg penarikannya hanya dpt dilakukan menurut syarat” tertentu yg disepakati tetapi tdk dpt ditarik dgn cek, bilyet giro/alat lain yg dipersamakan dgn itu.

SIMPANAN DEPOSITO : simpanan yg penarikannya hanya dpt dilakukan pd waktu tertentu berdasarkan perjanjian nasabah penyimpan dgn bank.

SUMBER DANA BANK :
1. rekening giro (cek dan bilyet giro)
2. rekening tabungan.
3. rekening deposito.

REKENING DEPOSITO :
1. Deposito berjangka, cirri”nya :
• bunga dibayar dibelakang.
• jangka waktu 1,3,6,12 atau 24bulan.
• dicairkan sebelum jatuh tempo kena penalty (denda).
• merupakan sumber dana modal bagi bank.
• dpt diperpanjang secara otomatis (ARD=Automatic Rol Over).
• Bunga dibayarkan setiap bulan pd tanggal deposito tsbt diterbitkan.
2. Sertifikat Deposito, cirri”nya :
• Bunga dibayar dimuka
• dpt diperjualbelikan/dipindahtangankan.
• dibuat atas unjuk.
• jangka waktu 1,3,6,12 bulan.
• instrument yg diperdagangkan dipasar uang.
3. Deposito jangka pendek, cirri”nya :
• utk mengantisipasi adanya dana dlm jangka pendek.
• jangka waktu > 1 hari - < 1bulan
• bunga dibayar dibelakang
• dibuat atas nama.

kegiatan pengalokasian dan = lending = penyaluran kredit adalah sumber pendapatan bagi bank shg bunga lending harus lebih tinggi dr bunga funding.

MENURUT UU PERBANKAN NO.10 TH 1998, KREDIT adalah penyediaan uang/tagihan yg dpt dipersamakan dg itu, berdasarkan persetujuan/kesepakatan pinjam meminjam antara bank dgn pihak lain yg mewajibkan peminjam melunasi hutangnya setelah jangka waktu tertentu dg pemberian bunga.

TUJUAN BANK MEMBERIKAN KREDIT :
1. utk mencari keuntungan
2. membantu usaha nasabah
3. membantu pemerintah

2 PIHAK KREDIT :
1. si pemberi kredit (kreditur) percaya kpd si penerima kredit (debitur) bahwa kredit yg diberikan pasti akan dikembalikan setelah jangka waktunya.
2. si penerima kredit (debitur) yg mmenerima kepercayaan tsbt berkewajiban utk membayar sesuai ketentuan yg disepakati. utk itu diperlukan evaluasi kredit.
3. UNSUR” KREDIT :
1. kepercayaan, dr kedua belah pihak, bahwa kredit tsbt akn kembali.
2. kesepakatan, dituangkan dlm perjanjian kredit.
3. jangka waktu, ada jangka pendek, menengah, dan jangka panjang.
4. resiko, ada jaminan.
5. balasan jasa, bunga atau bagi hasil.

Kesepakatan :
1. Bank (kreditur)
2. Nasabah (debitur).
keduanya terdapat jumlah, jangka waktu, bunga dan jaminan : itu dibuat dlm perjanjian kredit dibuat dipihak ketiga yaitu notaries (saksi ahli).

JAMINAN YG SERING ADA DI BANK :
1. tanah 4. kendaraan.
2. tanah+rumah 5. rumah tanpa tanah.
3. perhiasan.

JENIS” KREDIT :
A. dr segi bangunan :
1. kredit investasi : kredit utk membiayai aktiva tetap. co : rumah bangunan (jangka waktunya panjang).
2. kredit modal kerja : kredit utk membiayai aktiva lancar. co : kas, piutang (jangka waktunya pendek).
B. dr segi tujuan :
1. kredit produktif : digunakan utk modal usaha. Co : mendirikan usaha.
2. kredit konsumtif : digunakan utk beli mobil, membetulkan rumah.
C. dr segi jangka waktu
1. kredit jangka pendek.
2. kredit jangka menengah.
3. kredit jangka panjang.

4. PRINSIP PEMBERIAN KREDIT = 5C
1. Character : karakter sesorang.
2. Capacity : kemampuan dr nasabah utk membayar pinjaman.
3. Capital : dr sisi modal, mampu atau tidak membayar kredit.
4. collateral : jaminannya bagus/tdk, lokasi. co : tanah.
5. Condition : kondisi perekonomian.

PROSEDUR DLM PEMBERIAN KREDIT :
1. pengajuan berkas. 5. wawancara 2.
2. penyidikan berkas jaminan. 6. keputusan kredit.
3. wawancara. 7. penandataganan akad kredit.
4. penijauan kelapangan. 8. realisasi kredit. 9. monitoring kredit.

PENYEBAB KREDIT BERMASALAH :
1. faktor internal :
• kurang teliti dlm melakukan analisa.
• kolusi anatar kreditur dgn debitur.
• kebijakan bank yg terlalu ekspansif.
• lemahanya pengawasan pihak bank.
2. faktor eksternal :
• adanya unsure kesengajaan dr nasabah.
• kegagalan usaha nasabah
• kondisi perekonomian yg lesu.

PERHITUNGAN BUNGA KREDIT:
• flate rate : bunga tetap (sisa pinjaman)
• sliding rate : bunga berubah (pinjaman pertama kali diberikan)

Jumat, 30 Oktober 2009

CURHAT quhh

Mungkin memang inilah jalan Hidup ku..
Tapi, qu yakin smua kan INDAH PADA WAKTUNYA..
byk org menginginkan sgala sesuatu yg diinginkannya dg melakukan cara yg curang,
TAPI aqu??
aqu hnylah manusia biasa, tak mampu tuk melakukan hal2 curang, terutama dalam hal pertemanan,
seumur hdp qu, tak prnh qu mndptkan sbuah mslah spt yg sdg qu hadapi,
bnyk yg mencela, membicarkan aq dr blakang qu, menjatuhkan aq, sirik dg qu, dll,
TAPI, setiap apa yg qu rasakan, AKU HANYA BERDOA pd TUHAN YESUS.
krn, dgn aku BERDOA menghadap Tahta NYA, aq sgt LEGA, dan merasakan Damai SejahteraNYA.

Di setiap malsalh dan perkara qu,
aqu slalu mebawanya dalam DOA,
DOA org benar PASTI dijawab TUHAN,


DOA : Tuhan, ampunilah mereka smua, mereka tdk tau apa yg sdh mereka lakukan terhadap aq. NYATAKANLAH KASIH SETIAMU dalam HIDUP.
HALELUYA.. HALELUYA..
TUHAN YESUS YANG BIK DAN SANGAT BAIK TERAMAT BAIK..


GOD BLESS ME..

Rabu, 22 Oktober 2008

SEMANGAD STMT TRISAKTI


ntr agy campuz stmt 3sakti UTS....
hruz ttp semangad iaa nak2 stmt 3sakti...... gwe kudu melengkapi cat. niii biar bljarnya easy... tyuz kdu sgera mngumpulkan tgs2 dr cmua dosennnn..


SEMANGAD....


ndha_221008

Selasa, 23 September 2008

semua telah berakhir


mungkin ini memang sudah jalan yang terbaik buat aku dan kamu... tak mungkin untuk ku kemabali padamu.. sulit bagi ku tuk memaafkan apa yang sudah terjadi...

_230908_